Satu Dusun Alami Pemadaman Listrik Berjam-jam, Warga Keluhkan Lambannya Penanganan PLN ULP Ketapang
Sampang – Fajar Nusantara News, Warga Dusun Lonselleng, Desa Batioh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi sejak pukul 20.32 WIB. Hingga pukul 03.30 WIB dini hari, aliran listrik dilaporkan masih belum kembali normal sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (05/06/2026)
Menurut keterangan warga, pemadaman diduga disebabkan oleh gangguan jaringan atau trip listrik. Namun, masyarakat menilai penanganan yang dilakukan oleh PLN ULP Ketapang terkesan lamban karena selama berjam-jam tidak ada kepastian kapan pasokan listrik akan kembali pulih.
“Kami sangat menyayangkan pelayanan yang diberikan. Listrik padam sejak pukul 20.32 WIB sampai jam 03.30 WIB dini hari masih belum menyala. Seharusnya gangguan seperti ini bisa ditangani lebih cepat karena sangat mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar salah seorang warga.
Pemadaman yang berlangsung lebih dari lima jam tersebut berdampak pada berbagai aktivitas warga, mulai dari kegiatan rumah tangga, usaha kecil, hingga waktu istirahat masyarakat yang harus dilalui tanpa penerangan yang memadai. Sejumlah warga juga mengaku kesulitan mengisi daya perangkat komunikasi yang dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari.
Setelah awak media mencoba menghubungi salah satu petugas PLN ULP Ketapang untuk meminta keterangan, pihak PLN menjelaskan bahwa terputusnya aliran listrik disebabkan oleh kerusakan pada gardu yang menyuplai arus listrik ke wilayah Dusun Lonselleng dan sekitarnya.
Menurut petugas, kerusakan tersebut memerlukan penanganan teknis agar pasokan listrik dapat kembali normal. Meski demikian, warga berharap proses perbaikan dapat dilakukan dengan lebih cepat mengingat listrik merupakan kebutuhan vital masyarakat.
Masyarakat juga meminta PLN meningkatkan kecepatan respons dalam menangani gangguan jaringan serta memberikan informasi yang jelas dan berkala terkait perkembangan perbaikan. Kurangnya informasi selama proses penanganan dinilai membuat warga harus menunggu tanpa kepastian.
Hingga berita ini ditulis, petugas PLN masih melakukan upaya perbaikan terhadap gardu yang mengalami kerusakan guna memulihkan pasokan listrik ke wilayah terdampak. (Ir)