Ketua Ormas Madas Sedarah Gresik Menghadiri Resepsi Pernikahan M. Suwandik & Firnadus Sholeha
Gresik – Fajar Nusantara News, Ormas Madas Sedarah Gresik, Ketua DPC H. Salim, DPAC Kota, DPAC Kobomas, DPAC Manyar, DPAC Driyorejo, DPAC Kedamaian, DPAC Bunga, DPAC Duduk Sampeyan, menghadiri Resepsi Pernikahan Putra Bapak. Mat Nasir M. Suwandik & Firnadus Sholeha di desa Sejati Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang Madura.
H. Salim selaku ketua Ormas Madas Sedarah Gresik beserta rombongan 10 mobil dan juga bapak Mat Nasir juga selaku anggota ormas Madas Sedarah. Dengan kehadiran rombongan Madas Sedarah berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di desa Sejati Camplong Sampang Madura, Kamis. (1/10/2026).
Kehadiranya bersama Ketua DPC, Ketua DPAC berserta rombongan Madas Sedarah menjadi perhatian para tamu undangan sekaligus mencerminkan eratnya hubungan silaturahmi antar tokoh organisasi kemasyarakatan.
Acara yang dihadiri sejumlah sesepuh organisasi dari Gresik H. Ismail, H. Madun, H. Abdul Kowi, Bapak Ajib, Bapak Mahmud, Bpk Sawir, Zalih juga tokoh masyarakat, unsur pemerintahan, serta para undangan dari berbagai daerah itu berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Momen sakral tersebut tidak hanya menjadi perayaan kebahagiaan bagi kedua mempelai, tetapi juga menjadi ruang memperkuat komunikasi dan kebersamaan lintas elemen masyarakat.
H. Salim ketua DPC menghadiri Resepsi Pernikahan putra bapak Mat Nasir menyampaikan bahwa menghadiri undangan pernikahan merupakan bagian dari menjaga nilai-nilai persaudaraan yang telah terbangun selama ini. Menurutnya, silaturahmi adalah pondasi penting dalam membangun sinergi, memperkuat persatuan, serta menciptakan hubungan yang harmonis di tengah keberagaman.
Sementara itu, kehadiran Ormas Madas Sedarah yang dikenal luas sebagai Ketua DPAC kota Arif turut menambah semarak suasana resepsi. Dengan penuh ke akraban, ia menyapa para tamu undangan dan memberikan Doa serta ucapan selamat kepada kedua mempelai agar senantiasa diberikan kebahagiaan, keberkahan, dan keharmonisan dalam mengarungi kehidupan rumah tangga.

Momentum kebersamaan tersebut memperlihatkan bahwa hubungan antar organisasi kemasyarakatan tidak hanya terjalin dalam aktifitas sosial maupun kebangsaan, tetapi juga di wujudkan melalui kepedulian dan penghormatan terhadap momen-momen penting dalam kehidupan sesama. Nilai kebersamaan dan saling menghargai menjadi pesan yang kuat dari pertemuan para tokoh dalam acara tersebut.
Rangkaian acara ditutup dengan Doa bersama, ramah tamah, dan sesi foto sebagai simbol kebersamaan yang diharapkan terus terjaga. Kehadiran berbagai tokoh dari lintas organisasi menjadi gambaran bahwa semangat persaudaraan, persatuan, dan solidaritas tetap menjadi modal utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang kondusif.
Melalui momentum penuh makna ini, H. Salim berharap tali silaturahmi yang telah terjalin dapat terus diperkuat demi menciptakan kolaborasi yang positif bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa perbedaan latar belakang organisasi bukanlah penghalang untuk saling menghormati, melainkan menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia. ( Dahlan )