Dorong Ketahanan Pangan Desa, Mahasiswa KKN Pencerahan UMSIDA Kelompok 51 Serahkan Bibit Cabai ke BUMDes Lebakjabung
Mojokerto – Fajar Nusantara News, Sebagai wujud nyata kontribusi dalam pembangunan desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pencerahan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) Kelompok 51 menginisiasi program kerja strategis di bidang lingkungan dan ketahanan pangan. Melalui penyerahan bibit cabai kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta warga Desa Lebakjabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, program ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemandirian pangan tingkat lokal.
Matangkan Persiapan Lewat Briefing Intensif
Sebelum terjun langsung ke lapangan, seluruh anggota mahasiswa KKN Pencerahan UMSIDA Kelompok 51 terlebih dahulu menggelar sesi briefing internal. Langkah ini diambil guna
mematangkan teknis pelaksanaan, membagi tugas secara merata, serta memastikan setiap
personel memahami tanggung jawab masing-masing. Dengan persiapan yang terstruktur,
rangkaian kegiatan di Desa Lebakjabung dapat berjalan dengan tertib, efektif, dan tepat sasaran sesuai dengan rancangan program yang telah disusun. Strategi Keberlanjutan: Sinergi dengan BUMDes dan Warga
Penyerahan bibit cabai yang dilangsungkan pada Minggu (26/7/2026) ini tidak sekadar bersifat seremonial bantuan sesaat. Mahasiswa KKN menempatkan aspek keberlanjutan program sebagai prioritas utama agar bantuan bibit tersebut benar-benar dirawat hingga menghasilkan panen yang optimal.

Dalam implementasinya, sebagian bibit cabai dipercayakan kepada BUMDes Desa Lebakjabung sebagai mitra pengelola strategis. BUMDes dinilai memiliki komitmen kuat serta kapasitas kelembagaan yang memadai untuk melakukan pemeliharaan secara berkelanjutan. Di sisi lain, sebagian bibit lainnya diserahkan langsung kepada warga desa yang membutuhkan, dengan satu harapan dapat dimanfaatkan sebagai langkah awal membangun kemandirian pangan di tingkat
rumah tangga melalui pemanfaatan lahan pekarangan.
Aksi Nyata: Gotong Royong Bersihkan Lahan dan Menanam Bersama. Usai prosesi penyerahan simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan aksi nyata di lapangan. Mahasiswa KKN bersama pengurus BUMDes dan warga setempat bergotong royong membersihkan lahan yang diproyeksikan sebagai sentra area penanaman. Setelah lahan dinyatakan siap dan memenuhi standar budidaya, kegiatan diteruskan dengan penanaman bibit cabai secara bersama-sama. Kolaborasi hangat ini menjadi simbol resmi dimulainya program budidaya cabai jangka panjang yang tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga menyimpan potensi besar untuk
mendongkrak perekonomian warga Desa Lebakjabung.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Kami akan dengan senang hati merawat bibit cabai ini hingga tumbuh dengan baik dan siap dipanen”, ungkap Abah Imam, Pengurus BUMDes Desa Lebakjabung.
Komitmen Jangka Panjang untuk Kesejahteraan Desa Pengurus BUMDes Desa Lebakjabung, Abah Imam, menyambut baik dan mengapresiasi tinggi kolaborasi yang diinisiasi oleh civitas akademika UMSIDA tersebut. Senada dengan hal tersebut, Mahasiswa KKN Pencerahan UMSIDA Kelompok 51 berharap program ini mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.

“Melalui program penyerahan bibit cabai ini, kami ingin membuktikan bahwa aksi nyata peduli lingkungan tidak hanya berhenti pada penanaman seremonial, tetapi menjadi fondasi kuat kemandirian pangan masyarakat Desa Lebakjabung secara berkelanjutan.” tutur Muhammad Alvi Ma’arif, koordinator divisi lingkungan kelompok KKNP 51.
Melalui sinergi yang kokoh antara mahasiswa, BUMDes, dan warga Desa Lebakjabung, program budidaya cabai ini diyakini dapat terus berkembang, memperkuat ketahanan pangan desa, mengoptimalkan produktivitas lahan tidur, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi yang nyata bagi masyarakat desa di masa mendatang. ( Satrio )